Senin, 11 Mei 2020

wawancara dan reportase tunda di televisi


Nama   : Selvi Noor Azizah
Nim     : 1840210021
Kelas   : KPI/A4
Tugas   :Catatan Kuliah Kelompok 5 Mata Kuliah Teknik Wawancara dan Reportase

            Pada pertemuan ke lima ini saya akan memaparkan kembali materi tentang wawancara dan reportase tunda di televisi, langsung saja saya akan membahasnya
Pengertian Wawancara
Menurut Asep Syamsul, wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan bahan berita (data atau fakta). Proses wawancara dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara langsung (face to face) atau secara tidak langsung.
Dalam televisi ataupun radio banyak sekali kita jumpai acara yang berbentuk wawancara. Dalam melakukan wawancara, dibutuhkan seorang pewawancara yang dapat memposisikan dirinya untuk mewakili khalayak. Hal ini berarti, daftar pertanyaan tersebut yang diajukan kepada sumber berita dapat memancing jawaban, dimana jawaban tersebut merupakan informasi yang bener-benar tepat dan bersumber dari masyarakat sendiri. Selain narasumber yang harus mengetahui masalah secara jelas dan tepat, seorang wartawan juga perlu menguasai permasalahan yang dijadikan topik bahasan. Dengan demikian proses wawancara dapat berjalan dengan baik.

Fungsi Wawancaran
Dalam sebuah proses wawancara tentu ada yang mewawancarai dan ada pula yang diwawancarai. Karena dalam proses tersebut bertujuan untuk menanyakan hal-hal yang membutuhkan informasi yang benar dan tepat.

Pengertian Reportase
Reportase adalah kegiatan jurnalistik berupa meliput langsung ke lapangan, ke “TKP” (tempat kejadian perkara). Dalam buku Jurnalisme Penyiaran dan Reportase Televisi, Fajar Junaedi menyebutkan bahwa Reportase adalah kegiatan meliput berita dari narasumber, kemudian ditulis dalam naskah berita atau dilaporkan kepada pemirsa.
Reportase bersifat sistematis dan kronologis. Sebelum melakukan reportase, tentu terdapat naskah yang harus disiapkan. Naskah tersebut berisi hal-hal penting yang nantinya akan disampaikan untuk melaporkan berita, dan reporter perlu mempersiapkan diri serta mencari bahan-bahan reportase yang berkaitan  Dalam melaporkannya, reporter tinggal mengombinasikan peristiwa yang terjadi dengan referensi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Fungsi Reportase
Reportase dapat berfungsi sebagai sumber berita bagi khalayak. Karena dilihat dari definisinya sendiri sudah jelas bahwa reportase ini melporkan kejadian langsung dari tempat kejadian perakara yang nantinya akan disiarkan secara langsung atau siaran tunda. Dengan reportase, khalayak dapat menyaksikan secara jelas dari tempat kejadian langsung meskipun hanya melalui media sedangkan berita berfungsi menginformasikan fakta yang timbul sebagai akibat adanya suatu peristiwa dan atau pendapat.
Siaran tunda yaitu kebalikannya dari siaran langsung. Jika siaran langsung dapat dilihat dan disaksikan secara langsung, pada siaran tunda, hasil reportase tidak disiarkan secara langsung kepada khalayak, tetapi direkam dulu dalam pita tape. Dan nantinya akan disiarkan sesuai waktu yang sudah direncanakan. Dengan demikian, kesalahan-kesalahan yang terjadi pada reporter ataupun kesalahan yang lain akan diperbaiki, sehingga dapat ditayangkan dengan maksimal.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar