Nama : Selvi Noor Azizah
Nim : 1840210021
Kelas : KPI/A4
Tugas :Catatan Kuliah Kelompok 5
Mata Kuliah Teknik Wawancara dan Reportase
Pada pertemuan ke lima ini saya akan
memaparkan kembali materi tentang wawancara dan reportase tunda di televisi, langsung
saja saya akan membahasnya
Pengertian Wawancara
Menurut
Asep Syamsul, wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan bahan berita
(data atau fakta). Proses wawancara dapat dilakukan dengan dua cara, yakni
secara langsung (face to face) atau secara tidak langsung.
Dalam
televisi ataupun radio banyak sekali kita jumpai acara yang berbentuk
wawancara. Dalam melakukan wawancara, dibutuhkan seorang pewawancara yang dapat
memposisikan dirinya untuk mewakili khalayak. Hal ini berarti, daftar
pertanyaan tersebut yang diajukan kepada sumber berita dapat memancing jawaban,
dimana jawaban tersebut merupakan informasi yang bener-benar tepat dan
bersumber dari masyarakat sendiri. Selain narasumber yang harus mengetahui masalah
secara jelas dan tepat, seorang wartawan juga perlu menguasai permasalahan yang
dijadikan topik bahasan. Dengan demikian proses wawancara dapat berjalan dengan
baik.
Fungsi Wawancaran
Dalam
sebuah proses wawancara tentu ada yang mewawancarai dan ada pula yang
diwawancarai. Karena dalam proses tersebut bertujuan untuk menanyakan hal-hal
yang membutuhkan informasi yang benar dan tepat.
Pengertian Reportase
Reportase
adalah kegiatan jurnalistik berupa meliput langsung ke lapangan, ke “TKP”
(tempat kejadian perkara).
Dalam buku Jurnalisme Penyiaran dan Reportase Televisi,
Fajar Junaedi menyebutkan bahwa Reportase adalah kegiatan meliput berita dari
narasumber, kemudian ditulis dalam naskah berita atau dilaporkan kepada
pemirsa.
Reportase
bersifat sistematis dan kronologis. Sebelum melakukan reportase, tentu terdapat
naskah yang harus disiapkan. Naskah tersebut berisi hal-hal penting yang
nantinya akan disampaikan untuk melaporkan berita, dan reporter perlu
mempersiapkan diri serta mencari bahan-bahan reportase yang berkaitan
Dalam melaporkannya, reporter tinggal mengombinasikan peristiwa yang
terjadi dengan referensi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Fungsi Reportase
Reportase dapat
berfungsi sebagai sumber berita bagi khalayak. Karena dilihat dari definisinya
sendiri sudah jelas bahwa reportase ini melporkan kejadian langsung dari tempat
kejadian perakara yang nantinya akan disiarkan secara langsung atau siaran
tunda. Dengan reportase, khalayak dapat menyaksikan secara jelas dari tempat
kejadian langsung meskipun hanya melalui media sedangkan berita berfungsi
menginformasikan fakta yang timbul sebagai akibat adanya suatu peristiwa dan
atau pendapat.
Siaran
tunda yaitu kebalikannya dari siaran langsung. Jika siaran langsung dapat
dilihat dan disaksikan secara langsung, pada siaran tunda, hasil reportase tidak
disiarkan secara langsung kepada khalayak, tetapi direkam dulu dalam pita tape.
Dan nantinya akan disiarkan sesuai waktu yang sudah direncanakan. Dengan
demikian, kesalahan-kesalahan yang terjadi pada reporter ataupun kesalahan yang
lain akan diperbaiki, sehingga dapat ditayangkan dengan maksimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar