Senin, 11 Mei 2020

produksi siaran dongeng.


Nama   : Selvi Noor Azizah
Nim     : 1840210021
Kelas   : KPI/A4
Tugas   :Catatan Kuliah Kelompok 5 Mata Produksi Siaran Radio.

Pada pertemuan kedua ini kita akan membahas tentang produksi siaran dongeng. Langsung kita saya akan membahas kembali,
PENGERTIAN DONGENG
Dongeng merupakan bentuk karya sastra lama yang bercerita mengenai sesuatu kejadian yang sanggat luar biasa, dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang dismpaikan secara turun temurun dari nenek moyang
DONGENG DI RADIO
Seorang pendongeng yang ada di radio maupun di media lainnya mampu menyampaikan atau memerankan banyak karakter, serta mengemas sebuah dongeng sehingga dapat menghibur sekaligus menyampaikan sebuah pesan atau sebuah informasi, serta edukasi bagi para penikamatnya.
HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DARI PROGRAM SIARAN DONGENG RADIO
1.      Memperkenalkan Kaidah Tutur
Bahasa Lisan Sunda Dan Sastra Sunda Pada PendengarMedia massa salah satunya radio mempunyai peranan sebagai media pelestari kebudayaan salah satunya bahasa daerah. Karena radio berperan sebagai media memelihara, memperluas, dan melancarkan kebudayaan. Dengan adanya program ini Mang Jaya bisa menjelaskan bagaimana cara bertutur yang sesuai dengan kaidah bahasa Sunda, karena kata-kata dalam bahasa Sunda beragam, dan bahkan ketika kita mengucapkan kata yang tujuannya baik, tapi karena tata letak dan bahasanya tidak sesuai dengan kaidah yang ada dalam bahasa Sunda, maka mengartikannya pun akan berbeda.

2.      Sebagai Media Pendidikan
berperan sebagai media pendidikan bagi pendengarnya karena dari setiap dongeng yang diceritakan selalu mempunyai amanat atau nasihat yang disampaikan kepada para pendengarnya. Agar pendengar bisa mengambil hikmah dalam isi dongeng yang disampaikan, sehingga di samping sebagai hiburan, dongeng pun bisa dijadikan sebagai media pengetahuan dan pendidikan serta menjadi bahan renungan pendengar mengenai gambaran kehidupan yang kita jalani, sehingga tidak menyalahi aturan agama dan negara. memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pendengar, dalam hal menggunakan hak mereka, untuk mendapatkan hiburan dan informasi berupa penerangan dan pendidikan.
3.      Pemilihan Waktu Siaran
Pemilihan waktu tayang dongeng Enteng Mang Jaya disesuaikan dan diarahkan agar bisa menarik khalayak yang banyak. Penting sekali untuk dijadikan pemikiran oleh penta acara siaran, karena pendengar pada waktu-waktu tertentu, berbeda-beda kebiasaannya dalam kehidupan sehari- hari. Agar dongeng Enteng Mang Jaya ini bisa didengar oleh semua kalangan, maka penempatan waktu dipilih pada sore dan malam hari, pada pukul 15.00 – 16.00 WIB, dinamakan Dongeng Enteng Pasosore dan pada pukul 20.00 – 21.00 WIB, dinamakan Dongeng Enteng Mang Jaya wengi. Program siaran dongeng ini sangat cocok didengarkan saat santai atau waktu istirahat para pendengar setelah seharian melaksanakan aktivitas
           





Tidak ada komentar:

Posting Komentar