Nama : Selvi Noor Azizah
Nim : 1840210021
Kelas : KPI/A4
Tugas :Catatan Kuliah Kelompok 5
Mata Produksi Siaran Radio.
Pada pertemuan kedua ini kita akan membahas tentang
produksi siaran dongeng. Langsung kita saya akan membahas kembali,
PENGERTIAN DONGENG
Dongeng
merupakan bentuk karya sastra lama yang bercerita mengenai sesuatu kejadian
yang sanggat luar biasa, dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau
cerita yang dismpaikan secara turun temurun dari nenek moyang
DONGENG DI RADIO
Seorang pendongeng
yang ada di radio maupun di media lainnya mampu menyampaikan atau memerankan
banyak karakter, serta mengemas sebuah dongeng sehingga dapat menghibur
sekaligus menyampaikan sebuah pesan atau sebuah informasi, serta edukasi bagi
para penikamatnya.
HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DARI PROGRAM SIARAN
DONGENG RADIO
1.
Memperkenalkan Kaidah Tutur
Bahasa
Lisan Sunda Dan Sastra Sunda
Pada
PendengarMedia massa salah satunya radio mempunyai peranan sebagai media pelestari kebudayaan
salah satunya bahasa daerah. Karena radio berperan sebagai media memelihara,
memperluas, dan
melancarkan kebudayaan. Dengan adanya program ini Mang Jaya bisa menjelaskan
bagaimana cara bertutur yang sesuai dengan kaidah bahasa Sunda, karena
kata-kata dalam bahasa Sunda beragam, dan bahkan ketika kita mengucapkan kata
yang tujuannya baik, tapi karena tata letak dan bahasanya tidak sesuai dengan
kaidah yang ada dalam bahasa Sunda, maka mengartikannya pun akan berbeda.
2.
Sebagai Media Pendidikan
berperan
sebagai media pendidikan
bagi
pendengarnya karena dari setiap
dongeng
yang diceritakan selalu mempunyai
amanat atau nasihat yang
disampaikan
kepada para pendengarnya. Agar pendengar bisa mengambil hikmah dalam isi dongeng yang
disampaikan, sehingga
di samping sebagai hiburan,
dongeng
pun bisa dijadikan sebagai media
pengetahuan
dan pendidikan serta menjadi
bahan
renungan pendengar mengenai
gambaran
kehidupan yang kita jalani,
sehingga
tidak menyalahi aturan agama dan
negara.
memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pendengar, dalam hal menggunakan
hak mereka, untuk mendapatkan hiburan dan informasi berupa penerangan dan
pendidikan.
3.
Pemilihan Waktu Siaran
Pemilihan
waktu tayang dongeng Enteng
Mang Jaya disesuaikan dan
diarahkan
agar bisa menarik khalayak
yang
banyak. Penting
sekali untuk dijadikan pemikiran oleh penta acara siaran, karena pendengar pada
waktu-waktu tertentu, berbeda-beda kebiasaannya dalam kehidupan sehari- hari. Agar
dongeng Enteng Mang Jaya
ini
bisa didengar oleh semua kalangan,
maka
penempatan waktu dipilih pada sore
dan
malam hari, pada pukul 15.00 – 16.00
WIB,
dinamakan Dongeng Enteng
Pasosore
dan pada pukul 20.00 – 21.00
WIB,
dinamakan Dongeng Enteng Mang
Jaya
wengi. Program siaran dongeng ini
sangat
cocok didengarkan saat santai atau
waktu
istirahat para pendengar setelah seharian melaksanakan
aktivitas