Senin, 11 Mei 2020

Wawancara dan Reportase dalam Berbagai Konteks.


Nama   : Selvi Noor Azizah
Nim     : 1840210021
Kelas   : KPI/A4
Tugas   :Catatan Kuliah Kelompok 2 Mata Kuliah Teknik Wawancara dan Reportase

                pada pertemuan kedua ini membahas tema Wawancara dan  Reportase dalam Berbagai Konteks.
A. Reportase
1.      Reportase terencana
Merupakan proses reportase menyangkut hal-hal yang telah ditentukan sebelumnya, dalam peliputan ini fakta, peristiwa, dan data bisa diperoleh lebih lengkap dan  akurat. Reportase ini dapat berupa siaran news, seperti: siaran langsung, debat public, feature, investigasi.
2.      Reportase tidak terencana
Merupakan proses reportase menyangkut hal-hal yang tidak terduga atau belum direncanakan sebelumnya. Seperti kecelakaan lalu lintas, bencana alam, dan kejadian tidak terduga lainnya. Dalam konteks wawancara dan repostase bencana, media massa memiliki peran dalam konteks penebritaan pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Pasca bencana, jurnalis harus mampu memberikan informasi yang menunjang program pemulihan bagi korban yang terdampak bencana.

B. Wawancara
Wawancara dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya
·         Live interview
Interview ini dilakukan di studio dengan mengundang orang yang akan di wawancarai.
·         Interview by appointment
Pewawancara melakukan wawancara di kediaman orang yang diwawancarai.
·         Press conferences/press briefieng
Wawancara ini dilakukan pada saaat berlangsungnya suatu konferensi pers.
Ada dua jenis wawancara yakni wawancara informal dan wawancara formal masing-masing mempunyai keunggulan. Kelebihan wawancara informal, pertama karena sifatnya yang lebih fleksibel dalam mengumpulkan data sehingga wawancara informal lebih sering digunakan dibanding wawancara formal. Sedangkan untuk wawancara formal validitas wawancara formal biasanya lebih rendah dibandingkan beberapa metode lain seperti analisa biodata, ataupun tes psikologis yang terstandardisasi.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar