Nama : Selvi Noor Azizah
Nim : 1840210021
Kelas : KPI/A4
Tugas :Catatan Kuliah Kelompok 2
Mata Kuliah Teknik Wawancara dan Reportase
pada pertemuan kedua ini membahas tema Wawancara dan Reportase
dalam Berbagai Konteks.
A. Reportase
1. Reportase terencana
Merupakan proses reportase menyangkut
hal-hal yang telah ditentukan sebelumnya, dalam peliputan
ini fakta, peristiwa, dan data bisa diperoleh lebih lengkap dan akurat. Reportase ini dapat berupa siaran
news, seperti: siaran langsung, debat public, feature, investigasi.
2. Reportase tidak terencana
Merupakan proses reportase menyangkut
hal-hal yang tidak terduga atau belum direncanakan sebelumnya. Seperti
kecelakaan lalu lintas, bencana alam, dan kejadian tidak terduga lainnya. Dalam
konteks wawancara dan repostase bencana, media massa memiliki peran dalam
konteks penebritaan pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Pasca
bencana, jurnalis harus mampu memberikan informasi yang menunjang program
pemulihan bagi korban yang terdampak bencana.
B. Wawancara
Wawancara dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya
·
Live interview
Interview
ini dilakukan di studio dengan mengundang orang yang akan di wawancarai.
·
Interview by appointment
Pewawancara
melakukan wawancara di kediaman orang yang diwawancarai.
·
Press conferences/press briefieng
Wawancara
ini dilakukan pada saaat berlangsungnya suatu konferensi pers.
Ada dua jenis wawancara yakni wawancara informal dan wawancara formal
masing-masing mempunyai keunggulan. Kelebihan
wawancara informal, pertama karena sifatnya yang lebih fleksibel dalam
mengumpulkan data sehingga wawancara informal lebih sering digunakan dibanding
wawancara formal. Sedangkan untuk wawancara formal validitas
wawancara formal biasanya lebih rendah dibandingkan beberapa metode lain
seperti analisa biodata, ataupun tes psikologis yang terstandardisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar